PENGEMBANGAN
TEKNOLOGI
DAKWAH IAIN
AMBON
Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian
alam. Shalawat dan salam atas Rasulullah, penghulu para Dai dan Ulama
rabbaniyin, manusia terbaik, pribadi paling luhur, dan seorang dengan akhlak
mulianya sebagai pusat keteladanan umat manusia dipermukaan bumi ini. Warisan
yang beliau tinggalkan adalah Al-Quran dan Sunnah sebagai sumber pesan-pesan
dalam menata pola kehidupan menuju kehidupan yang selamat di dunia dan
akhirat. Karena luasnya aspek dalam
Al-Quran dan Sunnah, maka dibutuhkan kajian akademik untuk mendesain
pesan-pesan dakwah sesuai kebutuhan dan daya nalar masyarakat khususnya masyarakat Maluku. Dalam mencerdaskan
masyarakat Meluku menuju kehidupan yang religius Landasan Pengembangan Teknologi Dakwah merujuk pada;
`ä3tFø9ur öNä3YÏiB ×p¨Bé& tbqããôt n<Î) Îösø:$# tbrããBù'tur Å$rã÷èpRùQ$$Î/ tböqyg÷Ztur Ç`tã Ìs3YßJø9$# 4
y7Í´¯»s9'ré&ur ãNèd cqßsÎ=øÿßJø9$# ÇÊÉÍÈ
Terjemahnya:
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada
kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar[217];
merekalah orang-orang yang beruntung.
Kata “ma'ruf” dalam ayat
tersebut menjelaskan bahwa dalam menyebarkan informasi membutuhkan Sumber
Informasi yang dapat mendidik dan memperbaiki pola pikir manusia. Segala
perbuatan publikasi Informasi yang tidak mendekatkan kita kepada Allah. Sedangkan “munkar” ialah segala
perbuatan yang menjauhkan manusia dari sifat ma’ruf sehingga terjadi kersahaan
di tengah masyarakat akibat Informasi yang kurang mendidik masyrakat kea rah
yang lebih kreatif, dan inovatif dan manata semangat hidup sesuai panduan
Al-Quran dan Sunnah.
Selain Al-Quran tersebut menjadi
sumber pijakan dan idiologi pengembangan teknologi dakwah dalam medesain
teknologi PPTID IAIN Ambon juga meruju pada Hadis dan Sunnah Rasulullah saw Dalam mengkomunikasikan pola kehidupan mawadda
warahmah ajaran Islam sebagai konten pesan dalam kepada mad’u dengan berbagai macam kemasan
dakwah yang lebih mudah dijangkau dan difahami mad’u. Sebagaimana
dalam Hadis Rasulullah saw. Khotibunnasi ‘ala qadri ‘ukulihim artinya: Sampaikanlah
informasi atau berbicaralah kepada manusia sesuai dengan tingkat akal, budaya,
pikiran dan tingkat kecerdasannya.
Dakwah kepada Allah Ta'ala adalah tugas utama
manusia-manusia pilihan, yakni para Nabi dan Rasul saw. Dakwah inilah yang
menjadikan umat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sebagai umat
terbaik. Warisan strategi publikasi dakwah masa Sabahat inilah sebagai syarat
yang telah ditetapkan oleh Allah untuk menuju kehidupan yang seimbang dunia dan
akhirat.
Provinsi Maluku yang memiliki
kekayaan destinasi wisata dan artefak bersejarah seperti benteng Amsterdam dan
roterdam, wisata alam, wisata kuburan, wisata seni budaya Islam dan wisata
tempat pengungsi sang proklamator Sukarno dan Hatta. Peran penting IAIN Ambon sebagai lembaga
akademik multimedia Islami media publikasi seni budaya Islam menjadi strategis
karena penggalian ilmu dakwah dan komunikasi menjadi penting diterapkan dalam
dunia boradcasting sebagai kekayaan dalam mendesain sebuah industry produk multimedia
audio visual.
Pusat Pengembangan Teknologi Dakwah (PPTD) IAIN Ambon
merupakan salah satu lembaga di Fakultas Dakwah yang diperuntukkan sebagai
laboratorium, tempat praktik kuliah mahasiswa Fakultas Dakwah. PPTD memiliki
tiga laboratorium yaitu laboratorium Televisi dan Multimedia, laboratorium
Radio dan laboratorium Foto dan Desain Grafis.
Pada perkembangannya masing-masing laboratorium
membentuk komunitas untuk pembelajaran lebih lanjut diluar penggunaaannya
sebagai pendukung praktik mata kuliah. Laboratorium Televisi dan Multimedia
memiliki Suka TV (Sunan Kalijaga Televisi) sebagai wadah untuk latihan
memproduksi acara televisi. Laboratorium Radio memiliki Rasida (Radio Siaran
Dakwah) FM yang sudah mengudara dan tinggal menunggu ijinnya sebagai Radio
Komunitas. Laboratorium Foto dan Desain Grafis memiliki komunitas bernama
Difikom (Desain dan Fotografi Komunikasi) yang berdiri tahun 2011. Untuk lebih
lengkapnya mengenai PPTD, dapat anda kunjungi Facebook Jurnalistik Dakwah, USDAK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar